Rabu, 16 Februari 2011

Berpegang Teguhlah Pada Tali Agama ALLAH dan Jangan Bercerai Berai


Mari sejenak kita lepaskan segala resah dan gelisah. Teduhkanlah hatimu dengan banyak beristighfar dan beruzlah. Mengapa harus beruzlah? Karena dari keterasinganlah akan kita temui keteguhan. Keteguhan inilah yang membuat para salafushalih mampu menorehkan tinta emas diatas lembar sejarah dunia.

Lihatlah kegemilangan peradaban dunia yang dibangun diatas hukum Allah SWT. Generasi awal ummat ini telah membuktikannya, bahwa dibutuhkan keteguhan dan konsistensi, istiqomah dan tidak mudah menyerah. Ummat ISLAM pernah berjaya dan pasti akan kembali berjaya atas izin ALLAH SWT. Islam itu tinggi dan tidak ada yang lebih tinggi daripada Islam. Dan Dien yang diridhai ALLAH SWT hanyalah Dienul Islam.

“Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari.” QS. 13:14

“...Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” QS. 5:3

Maka berdirilah bersama barisan para pembela Islam di seantero negeri di dunia. Sampaikanlah yang haq dan tolaklah kebathilan dengan cara yang ma'ruf. Islam mengajarkan bahwa memaafkan lebih mulia walau hukum qishas itu diperbolehkan. Namun bila kebenaran ini telah diinjak-injak, maka kewajiban kita semua untuk bangkit dan berjihad membela Islam.

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” QS. 16:125

“Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.” QS. 41:34

Untuk seluruh saudaraku dimanapun kalian berada, izinkanlah diri yang lemah ini dan dengan dengan segala kerendahan hati untuk menyampaikan salam terindah untuk kalian semua. Assalamualaykum wa Rahmatullahi wa Barakatuh. Maka seiring mentari dhuha yang terus memberikan kehangatan di pagi yang indah bersama lirih kicau burung yang senantiasa mengagungkan ALLAH SWT, bangkitlah saudarakau, panggilan hijrah dari sebaik-baik langkah telah memanggil kita. Tak kau dengarkah rintihan Al Quds yang menantikan kehadiran kita. Maka tidak ada alasan untuk berbalik karena takut. Tujuan kita adalah ALLAH SWT, maka janganlah bersedih dan berputus asa dari Rahmat ALLAH SWT. Bersabarlah, ALLAH SWT beserta kita.

“Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), (yaitu) surga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan): "Salamun 'alaikum bima shabartum". Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” QS. 13:22-24

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: 'Tuhan kami ialah Allah' kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: 'Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu'.“QS.

0 komentar:

Poskan Komentar